Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Anak Ingin Makan Sarapan


Anak-anak memiliki kebiasaan meniru apa yang ada di sekitarnya. Ketika anak Anda melihat sesuatu, otaknya mencatatnya secara tidak langsung, sehingga ia akan mencobanya suatu hari nanti. Begitu juga dengan apa yang diperhatikannya di rumah, orang tua selalu menjadi teladan bagi si kecil, tak terkecuali sarapan. Jika orang tua memiliki kebiasaan melewatkan sarapan, jangan heran jika anak-anak mengikutinya.

Untuk membantu si kecil rajin sarapan dengan berbagai menu sehat dan bergizi, berikut contoh cara makan yang benar.

Sarapan Yang Berwarna

Cobalah menyajikan hidangan sarapan yang berbeda setiap hari. Sajikan menu buah dan sayur warna warni. Menu dengan kombinasi warna yang berbeda akan menarik perhatian si kecil untuk memakannya. Selain itu, mengenalkan berbagai buah dan sayuran berwarna-warni dapat mengajarkan si kecil untuk menikmati makanan tersebut sejak dini.

Komposisi Makanan

Komposisi makanan saat sarapan menjadi hal penting yang perlu diperhatikan. Beri contoh pada anak Anda dengan tidak terlalu banyak makan nasi, sayur berlimpah dan lauk pauk ikan, daging dan telur, tergantung porsinya. Gunakan kartu piring untuk membagi porsi makan Anda dengan lebih mudah, misalnya seperempat piring untuk nasi, seperempat lagi untuk lauk seperti daging, ikan, ayam atau telur dan sisanya untuk sayur dan buah.

Sesuaikan Makanan

Idealnya, sarapan harus sekitar jam 7 pagi dan paling lambat jam 9 pagi. Selama ini, tubuh membutuhkan asupan yang cukup untuk metabolisme. Melalui proses ini, tubuh akan membentuk energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas sepanjang hari. Usahakan untuk membiasakan sarapan bersama si kecil pada jam-jam tersebut agar ia terbiasa makan tepat waktu.

Etika Makan

Etika yang baik diperlukan tidak hanya saat berhubungan dengan orang lain, tetapi juga saat makan. Dengan cara ini si kecil bisa menikmati makanan dengan tenang. Makanan yang dikunyah dengan baik akan lebih mudah dicerna oleh tubuh, sehingga manfaat nutrisinya akan lebih terasa. Berikan contoh makanan yang baik, seperti mengunyah makanan sampai lunak, tidak bercanda saat makan, menghabiskan makanan sampai habis, tidak menggunakan tangan kiri dan beberapa hal baik yang dapat dijadikan contoh saat makan.

Jika Anda bisa menunjukkan kebiasaan makan yang baik kepada si kecil, maka secara tidak langsung kesehatan buah hati Anda dan keluarga juga akan terjaga.