Perbedaan Orang Yang Membantu Dengan Ikhlas Dan Tidak

Cemas Dikala Memandang Orang Asing Mempunyai Batin Yang Lebih Besar Dibandingkan Keluarga Sendiri

Membantu adalah salah satu sikap yang sangat baik, dan perlu dimiliki oleh semua orang. Dan sikap ini selalu ditanam dan diajarkan sedari kecil. Entah diajarkan oleh orang tua atau guru di sekolah. Dan membantu itu adalah sikap yang wajib dimiliki setiap orang. Dengan orang memiliki sifat suka membantu, itu akan membantu seseorang dalam bersosialisasi. Itu akan sangat membantu dalam hal berteman dan menjalin relasi dengan orang-orang. Dan membantu menjadi salah satu sikap yang wajib dimiliki. 

Perbedaan Orang Yang Membantu Dengan Ikhlas Dan Tidak

Dan secara alami atau refleks kita manusia sebenarnya memiliki rasa empati atau simpati. Sehingga saat perasaan itu muncul, maka akan ada perasaan untuk membantu orang lain. Dan itulah manusia. Jadi saat kalian merasa kalian perlu membantu, kalian jangan mengabaikan perasaan itu. Jangan berkeras hati. Ikut apa kata hati. Bantulah, selagi kita mampu. Karena itu akan memberikan dampak positif, tidak hanya kepada orang yang kita bantu, tapi juga kita. Kita juga akan menikmati dampak baik dari membantu orang lain. 

Dan soal membantu ada beberapa sikap bantu yang ditunjukkan. Ada orang yang membantu dengan ikhlas, ada orang yang membantu karena itu adalah kewajiban mereka. Ada juga orang yang membantu karena menaruh ekspektasi yang tinggi terhadap objek atau orang yang ingin kita bantu. Sehingga secara tidak langsung kita membantu tapi dengan ada syarat. Itu namanya kita membantu tidak ikhlas. Karena kita mengharapkan akan balasan. Akan adanya timbal balik dari energi, waktu dan tenaga yang sudah kita keluarkan. 

Kalian bisa membedakan mana orang membantu dengan tulus dan tidak. Salah satu hal yang simpel adalah, orang yang membantu dengan tulus, mereka tidak akan memperhitungkan waktu dan tenaga yang dia keluarkan. Kalau orang tidak ikhlas mereka akan menghitung, dan membandingkan, kalau dia membantu berarti kemungkinan kita akan diberikan apresiasi. Dan selalu mencari alasan dengan apa untungnya bagi saya? Itu akan dia pikirkan sebelum membantu. Jika sudah ada pemikiran seperti itu. Ya sudah jelas dia tidak ikhlas.